WASHINGTON — Gubernur California Gavin Newsom memperkirakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan segera melanjutkan pembicaraan dagang dengan Kanada yang putus mendadak pekan lalu. Keyakinan itu disampaikan justru saat Gedung Putih merilis daftar "fakta" yang menuduh Kanada melakukan rangkaian penyimpangan perdagangan terhadap AS.
Menurut Newsom, tekanan dari kalangan internal Partai Republik menjadi faktor utama yang akan mendorong Trump kembali ke meja perundingan dengan Ottawa. Ia menyatakan "benar-benar yakin" proses itu akan berjalan lagi dalam hitungan hari.
Pekan Lalu: Perundingan Dagang Berakhir Tanpa Kepastian
Jalur diplomasi ekonomi Washington–Ottawa mengalami kebuntuan mendadak setelah pembicaraan dagang bilateral dihentikan secara mengejutkan pada pekan lalu. Tidak ada penjelasan resmi yang rinci soal alasan penghentian tersebut, meski ketegangan tarif antarkedua negara memang terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Berikut kronologi singkat perkembangan hubungan dagang AS–Kanada hingga Rabu (26/8):
- Pekan lalu — Pembicaraan dagang AS–Kanada berhenti tiba-tiba tanpa jadwal kelanjutan yang diumumkan.
- Senin (24/8) — Trump tampil pada acara bertema kembali sekolah di Rose Garden, Gedung Putih, saat administrasinya menyiapkan posisi resmi terkait Kanada.
- Selasa (25/8) — Gedung Putih menerbitkan daftar "fakta" yang diklaim mencatat "penyalahgunaan" Kanada terhadap AS dalam urusan dagang.
- Rabu (26/8) — Newsom memprediksi perundingan akan dibuka kembali dalam waktu dekat berkat tekanan internal Partai Republik.
Gedung Putih Rilis Daftar "Fakta" Soal Kanada
Pada hari Selasa, Gedung Putih mengeluarkan dokumen berisi daftar klaim tentang Kanada yang dinyatakan sebagai rekam jejak "penyalahgunaan" terhadap Amerika Serikat dalam perdagangan. Dokumen itu dimaksudkan menjadi justifikasi sikap keras Washington terhadap Ottawa.
Namun pemeriksaan fakta menunjukkan gambaran yang tidak sesederhana klaim tersebut. Sebagian poin dalam daftar memang akurat dan didukung catatan yang ada, sementara sejumlah poin lainnya bukanlah fakta, melainkan opini administrasi Trump tentang Kanada yang dibingkai seolah-olah fakta.
"Sebagian klaim benar. Selebihnya adalah opini administrasi Trump tentang Kanada, bukan fakta," demikian simpulan catatan pemeriksaan atas rilisan Gedung Putih.
Tekanan Internal Republik Dinilai Menentukan Arah Kebijakan
Newsom menilai suara-suara kritis dari dalam tubuh Partai Republik tidak bisa diabaikan Trump terlalu lama. Para politisi partai pemerintah diyakini semakin gelisah melihat potensi dampak tarif bagi pelaku usaha dan konsumen di daerah pemilihannya masing-masing, sehingga jalur perundingan dibanding eskalasi dinilai lebih menguntungkan secara politik.
"Saya benar-benar yakin presiden akan melanjutkan pembicaraan itu dalam hitungan hari," kata Newsom seperti dilansir CBC.
California Punya Taruhannya Sendiri
Sebagai gubernur negara bagian dengan ekonomi terbesar di AS, Newsom memiliki kepentingan langsung pada kelancaran relasi dagang Washington–Ottawa. Kanada termasuk mitra dagang utama California, dan eskalasi tarif berpotensi mengenai sektor pertanian, teknologi, serta manufaktur di wilayah itu.
Posisi Newsom juga tidak lepas dari dinamika politik nasional. Kritik terhadap kebijakan dagang Trump sekaligus menempatkannya sebagai oposisi vokal yang menawarkan narasi stabilitas ekonomi kepada pemilih, menjelang musim politik yang semakin memanas.
Jalan Menuju Perundingan Ulang Masih Berkabut
Meski prediksi Newsom memberi ruang optimisme, belum ada konfirmasi resmi dari Gedung Putih mengenai jadwal pembicaraan baru. Rilisan daftar "fakta" yang bernada keras justru mengindikasikan posisi tawar Washington belum bergeser.
- Pembicaraan dagang resmi masih terhenti sejak pekan lalu.
- Gedung Putih belum mengonfirmasi rencana perundingan ulang.
- Daftar klaim tentang Kanada memuat campuran fakta dan opini.
- Tekanan internal Partai Republik diyakini menjadi kunci percepatan langkah Trump.
Apabila prediksi gubernur California itu terbukti, kedua tetangga benua itu berpeluang menghindari eskalasi tarif yang dinanti-nantikan dihindari oleh pelaku industri di kedua sisi perbatasan. Namun jika kebuntuan berlanjut, ketidakpastian akan terus menggerogoti kepercayaan pasar pada dua ekonomi terbesar di Amerika Utara. Hingga kini, bola berada di lapangan Gedung Putih.
[SOCIAL_TWEET]: Gubernur California Gavin Newsom yakin Trump akan kembali ke meja perundingan dagang dengan Kanada "dalam hitungan hari" berkat tekanan internal Partai Republik. Sementara itu, daftar "fakta" Gedung Putih soal Kanada terbukti memuat campuran fakta dan opini. #Trump #Kanada #PerdaganganAS[SOCIAL_TG]: AS–Kanada: Newsom memprediksi Trump melanjutkan perundingan dagang "dalam hitungan hari", dengan tekanan internal Partai Republik sebagai kuncinya. Gedung Putih juga merilis daftar "fakta" soal Kanada — hasil cek fakta: sebagian benar, sebagian hanya opini. Baca kronologinya di Apaberita.com.
Comments (0)