Minimarket di Bogor Dibobol, ATM Dirusak Diduga Pakai Tabung Gas
Sebuah minimarket di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sasaran pencurian pada Senin dini hari (22/6/2026). Aksi pembobolan ini mengakibatkan sejumlah barang dagangan raib dan
Sebuah minimarket di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sasaran pencurian pada Senin dini hari (22/6/2026). Aksi pembobolan ini mengakibatkan sejumlah barang dagangan raib dan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang berada di dalam minimarket rusak berat. Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif dengan menerjunkan tim identifikasi untuk mengungkap identitas pelaku.
Kapolsek Gunung Sindur Kompol Budi Santoso membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi awak media. "Kejadiannya betul, itu dibobol. Kita sudah cek TKP, libatkan tim identifikasi Polres Bogor juga, masih penyelidikan dulu ya," ujarnya. Menurut keterangan sementara, pelaku diduga masuk dengan cara merusak pintu atau bagian depan minimarket, lalu menggasak sejumlah barang jualan. Mesin ATM yang berada di dalam gerai menjadi sasaran utama perusakan, dan dugaan kuat mengarah pada penggunaan tabung gas sebagai alat untuk merusak fisik mesin tersebut.
Tim olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan sejumlah jejak yang mengindikasikan adanya kekerasan pada mesin ATM. Kerusakan parah terlihat di bagian pintu brankas dan panel mesin, yang menunjukkan bahwa pelaku kemungkinan melepaskan tekanan dari tabung gas untuk mendobrak unit penyimpanan uang. Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah pelaku berhasil membawa uang tunai dari dalam mesin atau hanya mengakibatkan kerusakan fisik tanpa mengambil isinya.
"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim identifikasi dan sedang mengumpulkan rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi. Untuk jumlah kerugian dan apakah ada uang yang hilang dari ATM akan disampaikan setelah audit dari pihak bank dan pengelola minimarket selesai," tambah Kompol Budi.
Peristiwa ini menambah daftar kasus pembobolan dengan modus serupa di wilayah Bogor dan sekitarnya. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pemilik usaha yang menyediakan fasilitas ATM di dalam gerai. Pihak kepolisian berjanji akan mempercepat proses penyelidikan agar pelaku segera tertangkap.
Dari pantauan di lokasi, garis polisi masih terpasang di depan minimarket, dan aktivitas operasional untuk sementara dihentikan guna kepentingan penyelidikan. Barang-barang dagangan yang tersisa masih berantakan di dalam, sementara mesin ATM terlihat dalam kondisi pintu terbuka dengan sejumlah komponen terlepas. Belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola minimarket maupun pihak bank terkait insiden ini.
Tim Apaberita.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru setelah hasil penyelidikan resmi dirilis oleh pihak kepolisian.
Comments (0)