Oct 12, 2026
Nasional

IHSG Tutup 2022 di Level 6.850, Sepanjang Tahun Catat 59 IPO

Layar raksasa di lantai bursa Jakarta menampilkan angka yang tak banyak berubah sejak pagi. Tepat pukul 15.50 WIB, Jumat (30/12/2022), lonceng penutupan pe

IHSG Tutup 2022 di Level 6.850, Sepanjang Tahun Catat 59 IPO

Layar raksasa di lantai bursa Jakarta menampilkan angka yang tak banyak berubah sejak pagi. Tepat pukul 15.50 WIB, Jumat (30/12/2022), lonceng penutupan perdagangan tahun 2022 kembali dibunyikan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perjalanan tahunannya dengan nada lesu, terdepresiasi tipis 0,14 persen atau 9,46 poin ke level 6.850,62.

Angka itu menjadi titik akhir dari setahun penuh volatilitas. Para pelaku pasar yang memadati gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) tampak campur aduk — ada yang bersorak merayakan capaian emiten, tak sedikit pula yang menghela napas melihat indeks tertahan di zona merah.

Kinerja Akhir Tahun yang Tertahan Tekanan Global

Sepanjang sesi terakhir perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang terbatas. Aksi profit taking yang dilakukan investor asing maupun domestik menjadi salah satu pemicu pelemahan indeks. Sentimen eksternal — mulai dari kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, perlambatan ekonomi Tiongkok, hingga ketidakpastian geopolitik — masih membayangi pergerakan pasar modal Indonesia hingga detik-detik terakhir.

Meski demikian, coretan merah di papan penutupan tak sepenuhnya mencerminkan keseluruhan cerita tahun 2022. Di baliknya, pasar modal Indonesia justru mencatat salah satu capaian paling gemilang dalam beberapa tahun terakhir.

59 Emiten Melantai di Bursa, Rekor Baru Pasar Modal

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan sepanjang tahun 2022 terdapat 59 perusahaan yang melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham perdana. Jumlah ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam sejarah pasar modal Indonesia, sekaligus membuktikan bahwa geliat dunia usaha untuk mencari pendanaan melalui pasar modal tak surut meski kondisi ekonomi global sedang bergejolak.

"Antusiasme perusahaan untuk melantai di bursa tahun ini sangat luar biasa. Ini sinyal positif bahwa kepercayaan pelaku usaha terhadap pasar modal Indonesia masih kuat."

— Perwakilan Bursa Efek Indonesia dalam acara penutupan perdagangan 2022

Deretan emiten baru tersebut datang dari beragam sektor — mulai dari energi, teknologi, konsumen, hingga barang baku. Beberapa di antaranya bahkan mencatat kenaikan harga saham signifikan di hari pertama perdagangan, menyedot perhatian investor ritel yang jumlahnya terus bertumbuh.

Membaca Sinyal Pasar Memasuki 2023

Menutup tahun di level 6.850 memang bukan akhir yang dramatis. Namun bagi banyak analis, posisi tersebut justru menyiratkan ketahanan pasar domestik di tengah badai global. Bandingkan dengan sejumlah bursa regional yang mencatatkan koreksi lebih dalam — IHSG relatif masih mampu bertahan di area psikologis 6.800-an.

IndikatorCapaian Akhir 2022
IHSG Penutupan6.850,62
Perubahan Harian-0,14% (-9,46 poin)
Jumlah Emiten IPO59 perusahaan

Ke depan, pelaku pasar akan mencermati sejumlah faktor kunci: arah suku bunga global, stabilitas nilai tukar rupiah, dan realisasi pertumbuhan ekonomi domestik. Bila sentimen eksternal membaik, bukan tidak mungkin IHSG kembali menyentuh level tertinggi barunya di 2023.

Malam itu, lampu-lampu di gedung bursa perlahan meredup. Penutupan 2022 telah tercatat dalam sejarah — dengan nada lesu di angka indeks, tapi dengan derap langkah 59 emiten baru yang menandai babak baru pasar modal Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User