Aug 25, 2026
Nasional

Asap Kebakaran Hutan Selimuti Palangka Raya, Warga Batuk Parah

PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH — Kabut asap tebal menyelimuti Kota Palangka Raya akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang marak terjadi di sekita

Asap Kebakaran Hutan Selimuti Palangka Raya, Warga Batuk Parah

PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH — Kabut asap tebal menyelimuti Kota Palangka Raya akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang marak terjadi di sekitar wilayah tersebut. Kondisi ini membuat udara terasa menyengat, jarak pandang menurun drastis, dan warga mulai mengeluhkan berbagai gangguan kesehatan.

Kebakaran Lahan Merebak di Sekitar Ibu Kota Provinsi

Gulitan api dilaporkan membakar lahan terbuka dan areal semak belukar di sejumlah titik sekitar Palangka Raya. Musim kemarau yang berkepanjangan membuat lahan, khususnya area rawa dan gambut, sangat mudah terbakar dan sulit dipadamkan sepenuhnya. Asap hasil pembakaran kemudian menjalar masuk ke kawasan permukiman, perkantoran, serta jalur utama transportasi warga.

Sabtu (22/8): Asap Mengepul Tinggi di Atas Area Terbakar

Rekaman pada Sabtu (22/8) memperlihatkan asap tebal mengepul tinggi di atas area terbakar. Lapisan kabut tampak menutupi cakrawala kota, membuat langit berubah warna menjadi keabu-abuan dan matahari nyaris tak terlihat sepanjang siang hari.

Kronologi Kejadian Karhutla di Palangka Raya

  1. Titik api mulai terdeteksi membakar lahan di sekitar wilayah Palangka Raya.
  2. Asap tebal menjalar dan menyelimuti kawasan permukiman warga.
  3. Petugas pemadam kebakaran bersama warga bergerak ke lokasi untuk memadamkan titik api menggunakan pompa air dan peralatan sederhana.
  4. Jarak pandang menurun tajam sehingga pengendara diminta mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu kendaraan.
  5. Pendinginan lahan atau mopping up terus dilakukan agar api tidak menyala kembali.

Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan dan Mata

Warga yang tinggal paling dekat dengan area terbakar mengaku paling merasakan dampak buruk asap tersebut. Aktivitas di luar rumah menjadi sangat tidak nyaman, terlebih bagi anak-anak dan lansia yang rentan terhadap gangguan pernapasan.

"Kami batuk parah, dada dan mata kami sakit," ujar salah seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Keluhan serupa juga disampaikan sejumlah pengendara dan pedagang yang tetap beraktivitas di luar ruangan. Mereka mengimbau warga lain untuk memakai masker dan membatasi kegiatan di luar rumah sampai kualitas udara membaik.

Petugas dan Warga Bergotong Royong Padamkan Titik Api

Petugas pemadam kebakaran didukung warga setempat berupaya memadamkan titik api dengan cara bergantian menyiram lahan dan memutus jalannya api. Penduduk ikut membantu memantau titik-titik panas agar tidak berkembang menjadi kebakaran baru yang lebih luas.

Hingga berita ini ditulis, upaya pemadaman masih terus berlanjut. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan secara liar karena dapat memperluas kebakaran, serta segera melaporkan aparat jika menemukan titik api baru di sekitar tempat tinggal mereka.

[SOCIAL_TWEET]: 🔥 Kabut asap pekat selimuti Palangka Raya! Warga: "Kami batuk parah, dada dan mata kami sakit." Petugas & warga bergotong royong padamkan api. #Karhutla #PalangkaRaya #KalimantanTengah[SOCIAL_TG]: ⚠️ KARHUTLA PALANGKA RAYA | Kabut asap tebal menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, akibat kebakaran hutan dan lahan di sekitarnya. Rekaman Sabtu (22/8) menunjukkan asap mengepul di atas area terbakar. Petugas pemadam dan warga bergotong royong memadamkan titik api. Warga keluhkan batuk parah serta sakit dada dan mata.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User